26 January 2014

Seberapa Konsisten Dalam Usaha Mencapai Tujuan?

Akhir-akhir ini sudah lama saya tidak menulis artikel ini. Bukan karena kesibukan dalam bekerja, tetapi juga kurangnya sikap konsisten dalam membangun artikel yang berhubungan dengan disabilitas dan peristiwa yang berkaitan dengan penyandang cacat.
Kurang konsisten dalam mengerjakan tugas sederhana seperti ini justru membuat perkembangan blogging ini makin pelan dan terhambat seolah-olah hilang tenaga untuk bergerak dan berpikir serta bertindak.
Saya yakin bahwa meraih sukses itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tidak ada cara instan kecuali anda mau melakukan dengan cara pelanggaran hukum yang tentu berimbas pada kehidupannya.
Pikirkan baik-baik, apa yang diperlukan untuk meraih kesuksesan?
Coba lihat kisah Bapak Wibisono Basuki, seorang penyandang cacat berupa lumpuh dan tidak bisa bicara yang begitu konsisten dalam perjuangan untuk menyambung hidup dengan menjual perkakas rumah yang kini mampu membeli sepeda motor Harley Davidson. Siapa yang nggak kepingin punya motor gede macam harley davidson meski bekas?
Well, masih banyak kisah-kisah lainnya tidak kalah inspiratif dimana kisah tersebut memperlihatkan sikap konsisten yang dilakukan untuk meraih apa yang dinamakan kesuksesan. Sukses tidak selalu diidentikan dengan kekayaan yang diperoleh tetapi apa yang didapat dari perjuangan lama dalam meraihnya. Entah berupa pengalaman, kekayaan rohani, dan apa pun yang bisa anda sebutkan.
Terlepas dari sikap konsisten apa nggak. Kembali pada diri masing-masing yang menentukan sikap tersebut. Mau konsisten, setengah konsisten atau ga konsisten sama sekali terserah anda. Masa depan ditentukan oleh diri sendiri dan bisa saja berubah-ubah dari sikap tersebut.
Dengan konsisten, kita bisa melatih diri sendiri untuk tetap bangkit dan berjuang terus dalam menggapai tujuan yang diinginkan. Konsisten akan menjaga jalur anda tetap lurus menuju perubahan diri menjadi orang yang lebih baik dari pada sebelumnya.
Semoga sikap konsisten ini bisa membawa perubahan yang berarti bagi diri anda sendiri di masa mendatang.

22 August 2013

Organisasi Thisable Enterprise


Organisasi Thisable Enterprise yang didirikan oleh Angkie Yudistia yang tidak lain perempuan penyandang tuna rungu lulusan Magister Marketing Communication The London School of Public Relations, Jakarta.

Organisasi ini didirikan untuk menampung para penyandang tuna rungu dan penyandang cacat untuk dibina dan dilatih keterampilan dasar atau base skill agar mampu bersaing dengan manusia normal dalam bekerja.

19 August 2013

Bimbingan Rohani Kristen Dengan Bahasa Isyarat Indonesia

Kemarin saya menerima email yang berisi informasi mengenai bahasa isyarat dengan tangan yakni berupa video dan suara yang bersifat keagamaan atau rohani.

Namun, saya ingatkan bahwa informasi yang saya sampaikan ini adalah bahasa isyarat bagi yang beragama kristen karena isi situs ini memang ditujukan kepada penganut kristen.

18 August 2013

Hearing Aid Lotus Model LT-115

Klik untuk perbesar
ABD model lain yang saya sempat coba yaitu Lotus Model LT-115. ABD model BTE (behind the ear) alias belakang telinga yang umum dan banyak digunakan.
Model ini tetaplah buatan china karena harga yang murah dan kualitas yang cukup.
Di antara lima model lotus, hanya model LT-115 yang saya sempat coba karena tidak ada model lain yang tersedia.

Hearing Aid Lotus Model LT-906

Klik untuk perbesar
Setelah sekian lama tidak menulis artukel yang berhubungan dengan alat bantu dengar. Berhubung keterbatasan waktu yang dimiliki untuk menulis artikel ini.

Well, ini adalah alat dengar model lain yang saya coba untuk dipakai yaitu Lotus model LT-906. ABD model ITE ini memang tetaplah murah karena buatan china yang tentu memiliki kualitas yang lumayan.


12 August 2013

Idul Fitri 1434H

Met lebaran sobat!

Selamat hari raya Idul Fitri 1434H, mohon maaf lahir dan bathin. Maafkanlah kesalahan - kesalahan yang telah menyinggung perasaan sobat di masa lalu.
Marilah kita memulai awal baru dari dalam diri kita yang telah disucikan dari bulan ramadhan dan idul fitri.


26 April 2013

Lebih Baik Dikritik Daripada Dipuji

Kritik adalah sesuatu yang sangat ingin dihindari banyak orang karena kritik itu terasa tajam bagaikan pisau yang menusuk hati saat mendengarnya. Sudah barang tentu kritik banyak dikeluarkan dibanding pujian yang didapatkan. Jika orang yang menyelesaikan suatu pekerjaan, biasanya menyiapkan diri jika sewaktu-waktu dikritik oleh atasan atau orang penting. Sebisa mungkin orang menghindari kritikan dan berusaha mendapatkan pujian.
Mengapa kritikan adalah hal yang paling dihindari banyak orang? Padahal kritikan itu mengandung sisi positif dan hikmah dari pekerjaan yang dilakukan.

30 October 2012

Pentingnya Tes Pendengaran

pentingnya tes pendengaran
Ada sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan tentang tes pendengaran yaitu perlukah melakukan tes pendengaran?
Saya menganggap ini adalah pertanyaan yang kritis dimana tidak semua orang melakukan tes pendengaran ketika hendak menggunakan alat bantu dengar (abd) untuk yang pertama kalinya. Padahal, tes pendengaran sangatlah diperlukan karena tes ini bisa mengetahui seberapa berat gangguan pendengaran.

19 October 2012

Punya Pengalaman Memakai ABD?

hearing aid experience pengalaman menggunakan alat bantu dengar
Pernah punya alat bantu dengar kesayangan anda?
Kenapa tidak berbagi pengalaman anda tentang abd kepada yang lain agar mereka mengetahui seperti apa rasanya serta setidaknya anda bisa membantu mereka dari langkah kecil yang anda lakukan.
Berbagi pengalaman tentu akan membantu mereka dalam menentukan pilihan dalam menggunakan abd yang sesuai dengan aktivitas yang mereka lakukan serta meningkatkan kepercayaan diri dalam pergaulan.

05 August 2012

Ratnawati Sutedjo - Merangkul Penyandang Disabilitas

Tidak hanya penyandang cacat yang sukses dalam berkarya. Tetapi juga manusia normal pun mampu merangkul para penyandang cacat untuk berkarya bersama dengan menghasilkan berbagai macam kerajinan tangan.
Manusia normal pun memiliki rasa simpati dan empati terhadap kaum disabilitas. Mengingat kita adalah manusia yang tidak sempurna di mata Tuhan Yang Maha Kuasa.
Berikut sebuah kisah singkat tentang Ratnawati Sutedjo yang memiliki misi mulia yaitu merangkul para penyandang cacat guna mengangkat harkat dan martabat serta memberikan kesejahteraan melalui karya kerajinan tangan.